Rabu, 25 November 2020

Teknologi komputasi cloud dibangun berdasarkan konsep virtualisasi. Setidaknya terdapat salah satu dari dua konsep virtualisasi paling dasar yang dapat diterapkan dalam teknologi komputasi cloud yaitu: 

 

A. Virtualisasi server

Virtualisasi server , membuat/menjalankan server virtual secara lokal diperangkat kita sendiri. contohnya ; VLAN, Virtual IP (untclustering). Virtualisasi Server adalah partisi dari sebuah server fisik ke server virtual yang lebih kecil untuk membantu memaksimalkan sumber daya server Anda. Dalam virtualisasi server sumber daya dari server itu sendiri tersembunyi, atau bertopeng, dari pengguna, dan perangkat lunak yang digunakan untuk membagi server fisik menjadi beberapa lingkungan virtual, yang disebut virtual atau private servers. Hal ini berbeda dengan mendedikasikan satu server untuk satu aplikasi atau tugas.

Salah satu penggunaan umum dari teknologi ini adalah dalam Web server. Menggunakan Web server  virtual adalah cara yang populer untuk menyediakan murah web hosting. Alih-alih membutuhkan komputer yang terpisah untuk masing-masing Web server, puluhan server virtual dapat bersama-berada pada komputer yang sama.


B. Virtualisasi Aplikasi

Virtualisasi aplikasi, software yang merangkum program komputer dari OS yang mendasari tempat program tersebut dijalankan. contohnya DOSEMU, adalah paket perangkat lunak kompatibilitas yang memungkinkan sistem operasi DOS (misalnya, MS-DOS, FreeDOS) dan perangkat lunak aplikasi untuk berjalan di atas Linux pada PC berbasis x86 (komputer yang kompatibel dengan IBM PC).

Dalam komputasi standar, aplikasi menginstal pengaturan mereka ke sistem operasi host, hard-coding seluruh sistem agar sesuai dengan kebutuhan yang aplikasi. Dengan virtualisasi aplikasi, setiap aplikasi membawa turun mengatur sendiri konfigurasi on-demand, dan mengeksekusi dalam suatu cara sehingga hanya melihat pengaturan sendiri. Hal ini membuat sistem operasi host dan pengaturan yang ada tidak berubah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar